Sertifikasi SPA

Apa itu Sertifikasi Usaha Spa ?

SERTIFIKASI USAHA SPA adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha SPA untuk mendukung peningkatan mutu produk, pelayanan dan pengelolaan usaha SPA melalui penilaian kesesuaian standar usaha SPA.

Mengapa Harus Sertifikasi Usaha Pariwisata ?

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata telah menginstruksikan melalui Peraturan Pemerintah No. 52 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Usaha di Bidang  Pariwisata bahwa Setiap Pengusaha Pariwisata Wajib Menerapkan Standar Usaha  Pariwisata  dalam menjalankan usaha pariwisata dan melakukan Sertifikasi untuk mendapatkan Sertifikasi Usaha Pariwisata, hal ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepariwisataan dan produktivitas usaha pariwisata.

Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2014 tentang standar usaha SPA.

Penggolongan Usaha SPA :

  1. Spa Tirta 1;
  2. Spa Tirta 2; dan
  3. Spa Tirta 3.

Keuntungan Sertifikasi SPA :

  1. Memenuhi Peraturan

    Sesuai dengan peraturan pemerintah No. 52 tahun 2012 tentang sertifikasi kompetensi dan sertifikasi usaha di bidang pariwisata, bahwa setiap pengusaha pariwisata wajib memiliki sertifikat usaha pariwisata.

  2. Menjamin Kualitas

    Dengan melakukan sertifikasi maka mutu produk, pelayanan dan pengelolaan dapat terjamin. hal ini dikarenakan usaha pariwisata yang tersertifikasi telah sesuai dan memenuhi peraturan perundangan dan persyaratan standar usaha pariwisata yang ditetapkan oleh pemerintah.

  3. Mendapatkan Pengakuan

    Usaha pariwisata yang telah tersertifikasi maka akan mendapatkan sertifikat pengakuan yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata yang ditunjuk oleh pemerintah dan telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN)

  4. Klasifikasi SPA

    Klasifikasi  ditujukan untuk usaha pariwisata bidang SPA. Hal ini untuk menjamin bahwa pelanggan  mendapatkan kualitas pelayanan SPA  sesuai dengan klasifikasi.

  5. Kepuasan Pelanggan

    Usaha pariwisata yang telah  terserfikasi maka produk, pelayanan dan pengelolaan usaha pariwisata yang dijalankan telah memenuhi peraturan dan standar usaha pariwisata yang ditetapkan. Sehingga pemenuhan kepuasan pelanggan terjamin

Persyaratan Dasar

Persyaratan dasar yang harus dipersiapkan

  • TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata).

Tahapan Sertifikasi

  1. 1
    Permohonan Sertifikasi

    Organisasi mengajukan permohonan sertifikasi kepada LSUP dan LSUP Mengkaji kessesuaian dan kelengkapan permohonan sertifikasi.

  2. 2
    Penawaran Biaya

    LSUP mengajukan Penawaran Biaya Sertifikasi kepada Organisasi yang selanjutnya disetujui oleh Organisasi.

  3. 3
    Perjanjian Kerjasama

    LSUP dan Organisasi menindaklanjuti setiap perbedaan pemahaman dan membuat serta menyetujui perjanjian Kerjasama Sertifikasi.

  4. 4
    Program Audit

    Organisasi Menyerahkan Formulir Penilaian Mandiri kepada LSUP dan kemudian LSUP membuat Program Audit Sertifikasi dan menyerahkan kepada Organisasi untuk disetujui.

  5. 5
    Pelaksanaan Audit

    LSUP melaksanakan Audit Sertifikasi sesuai dengan Program Audit Sertifikasi yang telah disetujui oleh Organisasi.

  6. 6
    Penerbitan Sertifikat

    LSUP Menerbitkan Sertifikat Usaha Pariwisata berdasarkan keputusan Audit Sertifikasi yang dikeluarkan oleh Komite Sertifikasi.

Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai sertifikasi Spa.

    X